Umat Hindu keturunan India di Malaysia telah mulai menggelar perayaan Thaipusam di kelenting Gua Batu - Batu Caves - di pinggir ibukota Kuala Lumpur.
Perayaan selama 3 hari itu diperkirakan akan dihadiri sekitar 1,5 juta orang.
Banyak peserta yang datang membawa perlengkapan-perlengkapan berhiasan yang berat - disebut kavadis - dan menaiki 272 anak tangga menuju kelenting, sementara ratusan lainnya telah ditusuk lidah, pipi, dada dan punggung mereka dengan gancu dan semacam tusukan sate terbuat dari logam.
Menurut mitologi Hindu perayaan Thaipusam adalah untuk memperingati peristiwa ketika Dewi Pavarthi memberikan kepada putranya Dewa Muruga lembing sakti yang kemudian digunakannya untuk menghancurkan musuh-musuh jahatnya.
Umat Hindu Tamil Medan Rayakan Thaipusam
Medan, 31/1 (antarasumut.com) - Ratusan warga etnis India Tamil dari berbagai kota di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti acara keagamaan menyambut hari perayaan Thaipusam, Sabtu malam (30/1) di Kuil Shri Mariamman Medan.
Ketua Kerukunan Umat Hindu Indonesia, Madena kepada antarasumut.com, di Medan, mengatakan, perayaan yang digelar tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Dewa Murga, pembawa kedamaian umat manusia.
“Selain itu juga perayaan dilakukan untuk menunaikan nazar dan menebus dosa atau memohon ampun serta sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Murga,” katanya.
Perayaan diwarnai pawai keliling di sekitar kuil dengan mengiring patung Dewa Murga di atas kereta kencana (Radoo) setelah sebelumnya melalui beberapa acara di kuil mulai pagi hingga malam harinya.
Upacara itu menarik perhatian warga sekitar yang ingin menyaksikan iring-ringan peserta upacara. Dalam upacara itu ratusan umat Hindu ikut mengiringi Patung Dewa Murga yang dibawa dengan kereta kencana.
Di beberapa tempat kereta kencana berhenti, dimana puluhan kelapa yang telah dikupas dipecahkan di depan kereta.
Menurut Madena, kegiatan itu dilakukan hampir setiap tahunnya dan semua warga etnis Tamil akan berkumpul untuk melaksanakan ibadah dan menyaksikan Dewa Murga yang dikirab memakai kereta kencana.
Upacara ini juga sebagai suatu bukti tidak langgengnya kejahatan di muka bumi ini, katanya.
Perayaan Thaipusam di Shri Mariamman Kuil Khidmat
Medan, (analisadaily.com) Ratusan umat Hindu dengan khusuk dan khidmat mengikuti perayaan Thaipusam di Shri Mariamman Kuil Jalan HM Said Kampung Durian, Medan, Minggu (31/1).
Umat dengan pakaian khas Tamil itu memanjatkan doa dan pujian serta mendengarkan ceramah agama yang disampaikan Swamy Ramaji dari Malaysia.
Selanjutnya umat Hindu dengan diringi nyanyian pujian mengusung Dewa Murugan atau Dewa Subromaniam mengelilingi Shri Mariamman Kuil dan menuju Jalan HM Said dan mendapat perhatian dari masyarakat.
Ketua panitia kegiatan Ben Rasit Deny Jaya, suksesnya kegiatan berkat dukungan dari Parisadah Hindu Dharma Sumut, Shri Mariamman Kuil dan Dewan Pimpinan Propinsi (DPP) Pradah Sumut. "Karena dukungan itu sehingga perayaan dapat terlaksana dengan baik", ungkapnya.
Pada kesempatan itu DPP Pradah Sumut memberikan hadian berupa peralatan sembahyang kepada umat Hindu yang dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan Pendeta Swamy Ramaji tentang agama Hindu.
Kepala Kementrian Agama Sumut diwakili Kepala Bimmas Hindu, Ninyoman Roji mengatakan, perayaan Thaipusam ini meningkatkan dharma umat Hindu.
Memupuk Persaudaraan
Menurutnya, dari pelaksanaan Thaipusam ini akan memupuk rasa persaudaraan dan persatuan umat Hindu Tamil khususnya dan segenap umat beragama pada umumnya.
"Oleh karena itu kita sangat mendukung kegiatan ini dapat lebih meriah di masa berikutnya", ucap Nyoman Roji.
Sementara Ketua DPP Pradah K Indra Gunawan menyampaikan rasa syukurnya karena Thaipusam terlaksana dengan sangat meriah, khidmat dan lancar.
Terbukti pada puncak Perayaan Thaipusam di Shri Mariamman Kuil Jalan Zainul Arifin, Sabtu (30/1) kemarin dihadiri belasan ribu umat Hindu dan menunjukkan kuatnya persatuan dan kesatuan umat Hindu Tamil di daerah ini.
Karena itu, ucapnya DPP Pradah Sumut, Gadah Sutam dan lembaga lainnya menyampaikan terima kasih kepada Shri Mariamman Kuil karena memberikan izin pelaksanaan perayaan. Juga kepada Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Medan dan Pramuka yang ikut membantu kelancaran perayaan tersebut, ungkapnya.
Diharapkan pada perayaan tahun depan dapat terlaksana lebih meriah dan semarak. "Dengan demikian tidak akan ada lagi umat Hindu pergi ke luar negeri hanya untuk menyaksikan perayaan serupa", ucapnya.
| Comments |
|















