PHDI : Tidak ada pernikahan Gay di Bali

E-mail Print PDF

Om Swastyastu,

Saya dalam keadaan kurang enak hari ini, semalam sakit kepala dan inginnya
tidur terus. Lalu siang ini buka email dan banyak sekali postingan tentang
topik diatas. Saya tak tahu apa sudah ada pengurus PHDI yang menjawab,
atau mungkin tak ada Pengurus PHDI di HDNet ini kecuali saya? Kalau tak
ada, saya jawab sekarang. Kalau ternyata sudah dijawab oleh postingan yang
belum semua saya baca, anggap jawaban saya ini mubazir.

1. Kasus ini adalah "berita besar" karena sumber beritanya Reuter tentu
koran sedunia akan memuatnya. Besok di Bali Post (kalau dimuat dan tidak
diplintir) akan ada penjelasan dari Ketut Wiana. Ketua Sabha Walaka PHDI
Pusat.

2. Supaya tidak menunggu besok, sekarang saya akan menjawab point-poinnta
saja. Saya selaku Wakil Ketua Sabha Walaka PHDI Pusat, jadi ini jawaban
resmi dari orang PHDI di HDnet lo....

Jawsabannya:
Yang terjadi bukan perkawinan, tetapi hanya upacara Sudiwadani. Kedua
turis Belanda itu diangkat sebagai putra angkat oleh keluarga Hindu
setempat, lalu diadakanlah upacara Sudi Wadhani dalam tingkat Utamaning
Utama. Pelaksananya adalah pemangku istri dari LSM Kunti Bhakti. Karena
ini upacara Sudi Wadhani biasa saja, maka izin dan pengesahan dilakukan
oleh PHDI Kecamatan Selemadeg. Yang diperlihatkan di foto oleh kedua bule
itu adalah sertifikat Sudiwadahi.

Jadi, tidak ada perkawinan antar gay yang disahkan oleh upacara atau
ritual Hindu.

Kesalahan berita itu bisa disengaja dan bisa pula salah paham si wartawan
(kayaknya bukan wartawan karena Reuter adalah kantor berita foto, siapapun
bisa mengirimkan foto dengan hak ciptanya dibeli). Kalau ada unsur
kesengajaan, maka kedua bule itu akan digugat oleh PHDI karena mereka
menyebarkan berita tidak benar bahwa telah terjadi perkawinan antar gay.

Sikap PHDI terhadap perkawinan antar gay adalah: TIDAK MENERIMA. Dalam
sastra Hindu ada yang disebut Amandel Sanggama (percampuran pasangan
sejenis) yang sama sekali dilarang. Lalu dalam MDS banyak disebutkan,
tujuan perkawinan adalah membuat Suputra, bagaimana gay menciptakan
suputra kalau kawinnya dengan gay? Lalu ada istilah Purusa dan Pradana,
lalu ada istilah lingga joni... Dan banyak sekali sastra yang melarang
perkawinan antar gay itu...
(Saya kira ini sudah disinggung Jero Mangku sane wangiang titiyang --
sebelum saya menulis ini beliau mengirim SMS ke saya -- suksam JMS)
Pokoknya segudanglah ajaran Hindu yang melarang perkawinan antar gay.

Demikian penjelasan sari saya, bisa disebut resmi dari PHDI supaya De Jaya
tak merasa bingung...

Namaste,
IB Putu Setia
(Setelah posting ini saya kirim, saya akan baca postingan semeton kalau
ada yang perlu saya jawab akan saya jawab kemudian....)

 

Sumber : Fwd milis HDNet ek Milis KMHDI oleh ketut@i*****.net

Comments
Add New Search
eka  - lihat foto aktenya     |125.163.251.xxx |2010-02-01 08:54:22
lihat tuh foto di aktenya, klo orang menikah foto diaktenya itu berdua, bukan sendiri-sendiri.bsok2 liat ada orang berpakaian bali foto berdua sama monyet apa bisa diberitakan kawin sma monyet????hal
seperti itu jangan dibesar2kan..berpikiran psitiflah, berita jaman sekarang hanya mencari sensasi bukan mencari kebenaran. sebagai contoh; wartawan2 surat kabar di bali kebanyakan yang meliput kerja
pemerintah itu merupakan pemeras pejabat.mereka bekerjasama dengan bagian humas pemda disana, mereka sendiri yang mebohongi rakyat.
lolok  - ki   |125.167.179.xxx |2009-10-28 19:09:23
menurutku.....kita jgn hanyatergiur dolar aja atau rupiah gede,,,,,masak dengan bgtu mudahnya mreka bs jd umat hindu...trus nti kalo dia udah hindu apa dia mau sembahyang ke pura???? saya malu dg hal
ini
hedi   |114.121.216.xxx |2008-10-18 04:26:40
Udah jelas itu di sertifikatya cuma ada satu foto. Kalo surat nikah atau sejenisnya pasti ada foto pasangannya juga lah
yasir  - Homoseksual dilarang semua agama     |202.155.93.xxx |2008-10-17 21:08:27
Saya yakin bahwa dalam agama Hindu melarang praktik Homoseksual, apalagi pernikahan sesama jenis. Bukan hanya agama Hindu, agama lainnya seperti *****, Kristen, dan Yahudi juga menolak perilaku
menyimpang tersebut.
Sebenarnya yang melegalkan praktek homoseksual adalah orang-orang Liberal. Dimulai dari agama Yahudi yang para Rabbi (agamawan)nya mengaku terus terang gay, kemudian gereja
Anglikan yang dipimpin oleh Pastur gay, dan lain-lain.
Ayo umat Hindu jangan mau disusupi oleh orang-orang homo, meskipun pada awalnya acara biasa, jangan sampai kemudian menjalar ke tubuh agama
Hindu, karena homoseksual adalah kejahatan yang dapat menghancurkan umat manusia.
Ben Aaron  - none     |125.164.206.xxx |2008-10-17 20:18:32
Yah memang deket ama bule itu banyak masalah. Udah hasil tambang kita khususnya minyak kontraknya tidak berimbang (menguntungkan si bule), kalo melancong pun mereka seenaknya tanpa memperhatikan adat
istiadat setempat, karena banyak uang mereka juga membeli gadis-gadis kita (untuk dinikmati sexualitasnya) dan lain-lain buwanyak deh. Jadi kalo Bali ato Hindu mau deket-deket sama mereka (mengangkat
anaklah, mengangkat sebagai apa adatlah ato apapunlah) ya siap-siap aja terima masalah seperti fitnah-fitnah begini. Itu resiko. Sapa suruh deket-deket ama bule. Kalo nggak mau dapet masalah ya jauhi
mereka, tapi apa orang Bali mau? Lha kalo nggak mau ya jangan sewot kalo dapet masalah seperti ini. Gitu aja.
Yudha  - Lega...Ternyata Bukan Nikah!!!   |210.79.216.xxx |2008-10-17 18:34:39
Tak Ada Pernikahan

'Tidak ada pernikahan. Kami semua kaget dengan pemberitaan itu,' terangnya. (kmb14)

*dikutip dari Bali Post hari ini 17 Okt 2008, http://www.balipost.co.id/

Lega habis baca
berita klarifikasi dari PHDI....
Sari   |125.161.146.xxx |2008-10-17 17:33:14
Maaf sebelumnya kalau komentar saya ini tidak berkenan dihati saudara2, Tuhan sanggup menciptakan apapun, sanggup untuk menciptakan agama yang sama untuk manusia, tetapi kenapa ada agama yang berbeda
kebudayaan yang berbeda ... karena Tuhan adil, yang Tuhan inginkan adalah kita sebagai Makhluk ciptaan Tuhan yang paling mulia adalah takwa dan selalu berbuat kebaikan memberikan kasih sayang yang
tulus kepada semua ciptaan Nya.
Kita tidak boleh menjudge sesuatu jelek, kita harus bertindak secara bijaksana.
Hanya Tuhan yang Maha mengetahui segalaNya.
Bree  - jgn bikin konflik   |114.121.111.xxx |2008-10-17 14:32:19
Utk Br...coba jgn memperkeruh keadaan.
Sy bukan umat Hindu... tapi saya sgt tidak suka dg pertanyaan anda yg spt memojokkan umat Hindu.
Pilihan seseorang utk menjadi umat agama ttt, tdk ada hub-nya
dg orientasi seksual org tsb.
Siapapun bisa masuk agama Hindu, saya rasa banyak juga Gay yg beragama *****, Kristen dan agama2 lainnya..
Mengenai orientasi seksual ke dua org tsb biar menjadi tgg
jwb dia thp dirinya dan Tuhan YME. Krn kita jg blm tentu lbh baik dari siapapun di dunia ini.
Puts  - Gak ada upacara nikah kok...     |202.155.14.xxx |2008-10-17 01:08:04
Om Svasty Astu,

Saudara Utran,
sepertinya udah dijelaskan deh bahwa upacara itu bukan upacara pernikahan, apalagi pernikahan gay

suksme,

Putu
utran  - Respon   |203.128.72.xxx |2008-10-17 00:42:37
Pak,

kalo memang di dalam Ajaran Hindu dengan tegas menolak perkawinan sejenis, kenapa diperbolehkan acara itu ?

br
Nyoman  - Tanggapan di atas sudah jelas   |125.164.73.xxx |2008-10-17 15:21:54
Sudah sangat jelas pemaparan diatas, bukan acara perkawinan, tapi Sudiwadani, mohon di baca dengan baik.
Puts  - web gaykarma     |202.155.14.xxx |2008-10-17 00:09:26
OSA,

Mengenai web gaykarmaexperience, itu bukannya cuman nyediain tempat aja buat celebrate wedding party-nya, gak ada hubungannya ama Hindu kan... ?? ...

Suksme,

Putu
meong  - masak sih ...   |222.124.220.xxx |2008-10-16 23:49:55
keknya bakal banyak deh yang jadi masalah di masa depan buat Bali ... contoh :
http://www.gaykarmaexperience.com/gay-commitment.h tml
pihak PHDI harusnya lebih keras bertindak untuk menindak hal2x
yang bisa menjelekkan nama Bali dan Umat Hindu ...
kataku   |125.167.96.xxx |2008-10-17 20:13:41
ya, pihak PHDI harus memberikan klarifikasi ke media tentang ini, saya baca blog2 yang membahas ini bahasanya keterlaluan banget. ini harus segera di klarifikasi dengan benar
gweajah   |202.3.210.xxx |2008-10-17 22:00:47
Betul... Harus ada klarifikasi kalau emang di Bali nggak ada kayak gitu..
Kalau memang betul terjadi seperti itu, wah... bener2 menohok, ternyata selama ini ditolaknya RUU Pornografi karena ada bisnis
terselubung yang bisa menghadirkan murka Tuhan di bumi Indonesia ini.
Ya Tuhan... ampunilah kenakalan mereka, karena mereka tidak tahu..
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Banner